Wednesday, 1 April 2009

MENDUNG DAN PELANGI

Aku tak mengerti apa maksud semua ini
Tiap kali mawar di taman kalbu
Berputik, mendung tutupi mata
Dan petir bernyanyi mengutukku

Mungkin Tuhan telah menulis berjuta
Huruf runcing di kitab hidupku
Hingga air mata terus bergelombang
Membanjiri, memporakporandakan bangunan nurani

Sudah satu abad matahari tak menemuiku
Purnama pun tak lagi terangi gelap imaji
Aku rindu senyum dan canda mereka
Tapi mengapa mereka tak lagi mengirim salam
Marahkah,
Bencikah?
Atau mereka telah tiada?
Aku tak tahu,
Sebab terlalu banyak sekenario yang harus aku jalani

Namun yang aku tahu dari semua itu
Setiap ada mendung hujan akan turun
Dan pelangi pasti mengikuti

Maret 2009


2 comments:

ummul said...

maka
warnailah sekenario hidupmu
dengan menjadi "laskar Pelangi"

ummul said...

maka
warnailah skenario hidupmu dengan
menjadi "Laskar Pelangi"